Kamis, 03 Januari 2013

Warga Protes, Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang

Rusaknya Jalan Raya Wonosari di Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Klaten yang tak segera diperbaiki memicu seringnya terjadi kecelakaan.
Lubang di sepanjang ruas jalan tersebut membuat pengendara sepeda motor terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang. Kondisi itu membuat warga setempat nekad menanami jalan tersebut dengan pohon pisang.
Sedikitnya ada lima titik yang ditanami pohpon pisang. Selain untuk protes karena jalan tak segera diperbaiki, penanaman pohon juga dimaksudkan untuk memberi peringatan pada pengguna jalan yang lewat, bisa menghindari lubang-lubang besar.
"Banyak pengendara motor terjatuh terperosok lubang. Jalan ini menjadi rusak karena dilewati truk-truk besar dengan muatan berat. Lubangnya cukup dalam sehingga berbahaya, jadi ditanami pohon agar tidak ada pengendara yang terperosok, kasihan apalagi kalau malam karena kurang penerangan," kata Parmo warga setempat, Kamis (3/1).
Kondisi itu diperparah dengan datangnya musim hujan. Bila hujan deras datang, lubang-lubang tersebut akan digenangi air, sehingga tak jelas terlihat oleh para pengendara yang melintas.
Warga berharap ada pengaturan angkutan galian C (pasir dan batu), sehingga tidak menimbulkan kerusakan jalan. Kepala Desa Sekaran, Heri Tri Marjono berharap agar Pemkab Klaten segera memperbaiki jalan tersebut, karena tidak cukup bila ditambal sulam saja.
Pemerintah desa setempat sudah mengajukan usulan perbaikan jalan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, sayangnya perbaikan hanya dengan menambal bagian yang berlubang saja.
"Kami berharap, dinas terkait melakukan pengendalian angkutan galian C agar tertib dan tidak menimbulkan kerusakan jalan. Lubang-lubang itu berbahaya bagi pengguna jalan. Perbaikan hanya tambal sulam saja tidak maksimal, apalagi kendaraan berat masih melintas di jalan itu, sehingga cepat rusak lagi," tegas Heri.

Sumber: suaramerdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar